Ini adalah edisi kehormatan karena untuk yang pertama kalinya produk dari member TDA Samarinda diposting di situs www.tdasamarinda.com. Kali ini yang beruntung adalah Bunda Djoemi yang akrab dipanggil Bu Jum bersama Mbak Puput. Bunda Djoemi dan Mbak Puput yang selalu aktif mengikuti acara-acara TDA ini akan melounching produk andalannya “Bebek Goreng Khas Surabaya Bu Djoemi ” pada Jum’at tgl 06 Agustus 2010 di Jalan M. Yamin berdampingan dengan NYANYAT CAFE (pelataran Loundry Tsamara). Sebelum acara lounching maka beliau berinisiatif mengajak member TDA Samarinda untuk melakukan tester malam ini (Selasa, 03 Ag 2010 Pkl 19:30 wit) di markas TDA (Zuppa-Zuppa Cafe) jl. Juanda 3 milik salah satu member TDA Sdr. Juni Ananda. Hadir pada malam itu diantaranya: Ahadi Abdul, Riduan, Ryan Widiyanto, Evi Ekawati, Puput, Budi Hadmajaya, Juni Ananda, Zainal Afandi dan klrg.
Motivasi Bu Djoem yang sehari-harinya bekerja di Perusahaan Mawar Ready Mix ini membuka usaha masakan bebek goreng karena ingin punya sesuatu yang “khas” dari masakan bebek yang ada selama ini di Samarinda. Selain bebek yang gurih dan empuk beliau juga menyajikan sambal khas yaitu sambal mangga dan sambal matah. Sambal mangga ini dibuat dari irisan mangga muda yang segar.
Impian beliau kelak ingin membuka cabang – cabang bebek lainnya di mana2 dan restoran tentunya juga bisa menginspirasi teman2 lainnya untuk berani membuka usaha, wah semoga usaha bebeknya bisa laris dan impiannya tercapai ya Bunda Djoemi
, kami warga TDA terus mendukung.
Porsi bebek goreng yang ditawarkan sangat memikat selera bahkan beberapa member TDA sudah “tidak sabar lagi” untuk mencicipi kelezatan masakan Bu Djoem dan Mbak Puput ini. Terutama mas Ryan dan Istri yang memang penggemar bebek goreng yang bisa mengerti perbedaan rasa bebek yang sdh sering mereka cicipi selama ini. Sembari menyantap makanan lezat yang dihidangkan Mbak Puput langsung action menanyakan hasil tester rasa bebeknya.
“enaaak”…kata mas riduan.
“Bebek dan bumbunya Oke, belum ada rasa seperti ini di samarinda” sahut Mas Ahadi Abdul owner TK Primagama.
“ada yang kurang…kurang banyak” guyon mbak Evi
“hmm..hmm…Mas Ryan sangat “asyik” menyantap jadi gk ada komentar hehe…
“gk biasanya sy makan sebanyak ini” ucap mas Budi.
“”Karihnya enak, bebeknya juga enak” jawab Mas Zainal Afandi Ketua TDA Samarinda (iya sampe pesan nasi lagi tuh)
“rasa bebek beda dari yang ada selama ini di samarinda” komentar Mas Juni owner Zuppa2 cafe di sesi akhir acara tester.
inilah foto-foto hasil tester bebek goreng khas Surabaya Bu Djoemi.
Komentar Anda:
Recent Comments